Prasasti Singhasari

Prasasti Mpu Mada (Singhasari)

Inskripsi di Candi Singhasari
Tahun : 1351 M
Aksara : Kawi
Bahasa : ?
Candirenggo, Singosari, Kab. Malang, Jawa Timur

source : Leiden Library,  Wikipedia.Org,

OD-741a

Prasasti ini ditulis untuk mengenang pembangunan sebuah caitya atau candi pemakaman yang dilaksanakan oleh Mahapatih Mpu Mada. Paruh pertama prasasti ini merupakan pentarikhan tanggal yang sangat terperinci, termasuk pemaparan letak benda-benda angkasa. Paruh kedua mengemukakan maksud prasasti ini, yaitu sebagai pariwara pembangunan sebuah caitya.

Baris 01
/ 0 / ‘i śaka ; 1214 ; jyeṣṭa māsa ; ‘irika diwaśani
Pada tahun 1214 Saka (1292 Masehi) pada bulan Jyestha (Mei-Juni) ketika itulah

Baris 02
kamoktan. pāduka bhaṭāra sang lumah ring śiwa buddha /’ ; /’ swa-
sang paduka yang sudah bersatu dengan Siwa Buddha.

Baris 03
Swasti śri śaka warṣatita ; 1273 ; weśaka māsa tithi pratipā-
Swasti (Salam Sejahtera!) Pada tahun Saka 1273 (1351 Masehi), bulan Waisaka

Baris 04
da çuklapaks.a ; ha ; po ; bu ; wara ; tolu ; niri tistha graha-
Pada hari pertama paruh terang bulan, pada hari Haryang, Pon, Rabu, wuku Tolu

Baris 05
cara ; mrga çira naks.atra ; çaçi dewata ; bâyabya man.d.ala ;
Ketika sang bulan merupakan Dewa Utama di rumahnya dan (bumi) berada di daerah barat laut.

Baris 06
sobhanayoga ; çweta muhurtta ; brahmâparwweśa ; kistughna ;
Pada yoga Sobhana, pukul Sweta, di bawah Brahma pada karana kistugna

Baris 07
kâran.a wrs.abharaçi ; ‘irika diwaça sang mahâmantri mûlya ; ra-
pada rasi Taurus. Ketika sang mahamantri yang mulia. Sang

Baris 08
kryan mapatih mpu mada ; sâks.at. pran.ala kta râsika de bhat.â-
Rakryan Mapatih Mpu Mada yang beliau seolah-olah menjadi perantara

Baris 09
ra sapta prabhu ; makâdi çri tribhuwanotungga dewi mahârâ
Tujuh Raja seperti Sri Tribhuwanotunggadewi Mahara-

Baris 10
ja sajaya wis.n.u wârddhani ; potra-potrikâ de pâduka bha-
jasa Jaya Wisnuwarddhani, semua cucu-cucu Sri Paduka

Baris 11
t.âra çri krtanagara jñaneçwara bajra nâmâbhis.aka sama-
Sri Kertanegara yang juga memiliki nama penobatan Jñaneswara Bajra

Baris 12
ngkâna twĕk. rakryan mapatih jirṇnodhara ; makirtti caitya ri
Dan juga pada saat yang sama sang Rakryan Mapatih Jirnodhara yang membangun sebuah candi pemakaman (caitya) bagi kaum

Baris 13
mahâbrâhmân.a ; śewa sogata samâñjalu ri kamokta-
Brahmana yang agung dan juga para pemuja Siwa dan Buddha yang sama-sama gugur

Baris 14
n pâduka bhaṭâra ; muwah sang mahâwṛddha mantri linâ ri dagan
Bersama Sri Paduka Almarhum (=Kertanagara) dan juga bagi para Mantri senior yang juga gugur bersama-sama dengan

Baris 15
bhat.âra ; doning caitya de rakryan. mapatih pangabhaktya-
Sri Paduka Almarhum. Alasan diabangunnya candi pemakaman ini oleh sang Rakryan Mahapatih ialah supaya berbhaktilah

Baris 16
nani santana pratisantana sang parama satya ri pâda dwaya bhat.â-
Para keturunan dan para pembantu dekat Sri Paduka Almarhum.

Baris 17-End
ra ; ‘ika ta kirtti rakryan mapatih ri yawadwipa maṇḍala /’
Maka inilah bangunan sang Rakryan Mapatih di bumi Jawadwipa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s